بِسْمِ اللّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Pengertian Thaharah
Thaharah atau bersuci adalah membersihkan diri dari hadats, kotoran,
dan najis dengan cara yang telah ditentukan, Firman Allah swt. Dalam
surat Al-Baqarah:222 إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ
الْمُتَطَهِّرِينَ
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
Macam – macam Thaharah
Thahharah terbagi dalam 2 bagian :
1. Suci dari hadats ialah bersuci dari hadats kecil yang dilakukan
dengan wudhu atau tayamum, dan bersuci dari hadats besar yang dilakukan
dengan mandi.
2. Suci dari najis ialah membersihkan badan, pakaian dan tempat dengan menghilangkan najis dengan air.
Macam – macam najis dibagi 3 :
1. Najis mughallazhah (berat/besar), yaitu najis yang disebabkan
sentuhan atau jilatan anjing dan babi. Cara menyucikannya ialah dibasuh
7x dengan air dan salah satunya dengan tanah.
2. Najis mukhaffafah (ringan), yaitu najis air seni anak laki – laki
yang belum makan atau minum apa – apa selain ASI. Cara menyucikannya
dipercikkan air sedangkan air seni anak perempuan harus dibasuh dengan
air yang mengalir hingga hilang zat atau sifatnya.
3. Najis mutawassithah (pertengahan), yaitu najis yang ditimbulkan dari
air kencing, kotoran manusia, darah,dan nanah. Cara menyucikkannya
dibasuh dengan air di tempat yang terkena najis sampai hilang warna,
rasa, dan baunya.